Informasi yang harus Anda ketahui

Iressa Tidak Menyembuhkan Kanker Paru

Obat Mahal Dengan Efek Samping

 

AstraZeneca memberitahukan FDA tentang penelitian yang melibatkan 1.700 pasien kanker paru:

  • Pasien yang menggunakan Iressa hidup selama 5,6 bulan.
  • Mereka yang diberikan plasebo (pil inaktif, tiruan) hidup selama 5,1 tahun.
  • Penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan Iressa, pasien hidup  2 minggu lebih lama.
  • Hasilnya, Iressa ditarik dari negara Barat.

Bagaimanapun, pasien asal Asia mengalami reaksi yang lebih baik. Mereka hidup 4 bulan lebih lama:

  • Dengan Iressa pasien kanker paru hidup  selama 9,5 bulan.
  • Tanpa Iressa pasien cuma hidup selama 5,5 bulan.
  • Hasilnya, Iressa masih diresepkan pada pasien di negara Asia. 

Obat Kanker Paru Yang Letal . . . 444 kematian

Pada Juli 2002, Jepang merupakan negara pertama di dunia yang menyetujui Iressa sebagai pengobatan kanker paru.

Kurang dari 2tahun, 1.151 kasus efek samping dilaporkan dan 444 diperkirakan meninggal karena Iressa di Jepang.

Efek samping paling umum dari Iressa adalah:

Diare, ruam kulit, jerawat, kulit kering, mual, muntah.

Penyakit paru interstisial (ILD=interstitial lung disease), yang melibatkan sikatrik dan inflamasi dari paru yang dapat menyebabkan kesulitan bernafas.

Dan pneumonia (menyebabkan kesulitan bernafas, batuk-batuk,demam).

Ibu Sut, berusia 73 tahun  dari Indonesia. Dia menderita kanker paru-paru dan telah mengkonsumi Iressa untuk sembilan bulan. Dia menderita parah kegatalan pada seluruh tubuh.

Biaya Iressa adalah RM 8500 untuk satu bulan jika di beli dari farmasi rumah sakit. Obat yang sama bisa di beli dari apotek di luar rumah sakit denga harga RM 6500 saja.

Ini adalah satu penunjuk pasien dan keluarga nya dapat mempelajari: Bila danda dapat resep dari dokter Anda tahulah bahawa obat yang dijual di farmasi di rumah sakit lebih mahal. Cobalah untuk menemukan obat yang sama dari apotik di luar rumah sakit. Hal ini tidak hanya berlaku untuk Iressa, ini berlaku untuk semua obat.

Ibu Sab, berusia 68 tahun, juga dari Indonesia. Dia menderita  kanker paru-paru dan juga diresep Iressa. Sebelum mengambil Iressa ia memimpin hidup normal. Setelah mengambil Iressa selama satu bulan, masalah mulai muncul keluar. Dia menderita efek samping yang berikut ini:

1. Tidak dapat tidur dengan baik
2. Sulit untuk dangkal
3. Hilangnya nafsu makan
4. Mual
5. Tidak dapat berbicara terlalu panjang
6. Diare
7. Sesak nafas
8. Kulit kering
9. Kehilangan berat badan

Dia minum Iressa selama 3 bulan, kemudian berhenti.

Biaya Iressa: 20 Juta Rupiah per bulan.

Sekali lagi, Anda harus tahu bahwa Iressa tidak bisa menyembuh kanker paru-paru!