Informasi yang harus Anda ketahui

Obat minum untuk kanker – apakah kebenarannya?

 

OBAT SASARAN MOLEKUL UNTUK KANKER

Obat Impian atau Bom Pintar kini didesain untuk menyerang sel kanker dan menghambat atau memperlambat pertumbuhan sel-sel kanker tertentu. Mereka meminimalkan kerusakan terhadap sel-sel yang sehat.

  • Tentu saja, terapi sasaran molekul juga meyebabkan efek samping, tetapi cenderung lebih ringan daripada yang disebabkan oleh kemoterapi dan radioterapi.
  • Efek samping yang umum dari terapi sasaran molekul dapat berupa diare, demam, nafsu makan menurun, mual, ruam dan lemah.
  • Efek samping yang serius dapat berupa reaksi alergi yang parah, inflamasi atau sikatrik pada paru (radang paru), perdarahan dalam tubuh, denyut jantung yang tidak beraturan, gagal jantung, pembekuan darah yang abnormal, dan tekanan darah rendah yang sangat berbahaya. 

Bom-bom Yang Pintar

Terapi sasaran termasuk penggunaan antibodi monoklonal dan penghambat molekul kecil seperti:

  • Gleevec (imatinib mesylate) untuk leukemia kronis dan tumor stroma gastrointestinal (GIST= gastrointestinal stromal tumour).
  • Iressa (gefitinib) untuk kanker paru non-sel kecil.
  • Tarceva untuk kanker paru non-sel kecil yang bermetastasis.
  • Velcade (bortezomib) untuk multipel myeloma.
  • Rituximab untuk limfoma non-Hodgkin
  • Herceptin ( trastuzumab) untuk kanker payudara.
  • Erbitux ( bevacizumab ) untuk kanker kolon dan kanker paru non-sel kecil
  • Avastin ( bevacizumab) untuk kanker kolon, payudara, sarkoma, dan kanker paru non-sel kecil.
  • Nexavar (sorefenib) untuk kanker ginjal tahap lanjut.
  • Sutent (sunitinib) untuk kanker ginjal tahap lanjut dan GIST .
  • Torisel (temsirolimus) untuk kanker ginjal tahap lanjut.

… dan akan ada lebih banyak bom pintar. 

Bom Pintar Mahal Guna Memperpanjang Hidup Selama Beberapa Bulan

Terapi sasaran sangatlah mahal. Apakah harganya aepadan dengan efeknya?

  • Kebanyakan obat kanker yang baru meningkatkan kemampuan bertahan hidup selama beberapa minggu atau bulan.
  • Mereka tidak menyembuhkan kanker.
  • Tanyakanlah pada ahli onkologis anda apa yang bisa anda harapkan dari obat pintar yang diresepkan kepada anda.

Obat                 Biaya per bulan dalam US Dollars

Zevalin            $ 24.000 ( paling mahal!)

Erbitux             $ 10.000

Avastin            $ 8.800 (payudara/paru)

Avastin            $4.400 (kolon)

Naxavar           $4.300

Rituxan            $4.200 sampai $13.000

Sutent             $4.000

Herceptin         $3.000

Gleevec           $2.600

Tarceva           $2.400 sampai $2.700

Referensi: http://www.usatoday.com/news/health/2006-07-10-cancerdrugs_x.htm

http://www.iht.com/articles/2006/02/15/business/DRUG.php 

Obat Aneh, Harga Mengejutkan

Kenapa obat-obat ini begitu mahal? Sangatlah sulit untuk dipastikan sebabnya. Penetapan harga pada obat dirahasiakan menurut peraturan dari Kongres Amerika Serikat dan rinciannya masih ditutupi dengan rahasia perdagangan.

Perusahaan obat mempertahankan harga yang mahal karena biaya yang tinggi dalam mengembangkan obat baru. Tetapi sekarang mereka mengatakan : Jika masyarakat ingin memakai obat itu, mereka harus rela mengeluarkan uang yang banyak untuk pegobatan itu.

  • William Burns, kepala eksekutif dari bagian farmasi Roche, mengatakan: Jika kita melihat harga Avastin dan Herceptin sekarang, kemampuan untuk membeli obat-obat itu tetap ada. Oleh karena itu saya merasa tidak ada alasan untuk mengubah harganya. Desakan masyarakat untuk memakai produk yang kuat dan bagus memang ada.
  • Dr. Susan Desmond-hellmann, presiden pengembangan produk Genentech, mengatakan bahwa perusahaan telah menetapkan harga Avastin berdasarkan nilai dari inovasi dan nilai dari terapi baru. 

Referensi: http://www.usatoday.com/news/health/2006-07-10-cancerdrugs_x.htm

Iressa : Bom Pintar Pertama Yang Gagal

 AstraZeneca memberitahukan FDA tentang penelitian yang melibatkan 1.700 pasien kanker paru:

  • Pasien yang menggunakan Iressa hidup selama 5,6 bulan.
  • Mereka yang diberikan plasebo (pil inaktif, tiruan) hidup selama 5,1 tahun.
  • Penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan Iressa, pasien hidup  2 minggu lebih lama.
  • Hasilnya, Iressa ditarik dari negara Barat.

Bagaimanapun, pasien asal Asia mengalami reaksi yang lebih baik. Mereka hidup 4 bulan lebih lama:

  • Dengan Iressa pasien kanker paru hidup  selama 9,5 bulan.
  • Tanpa Iressa pasien cuma hidup selama 5,5 bulan.
  • Hasilnya, Iressa masih diresepkan pada pasien di negara Asia.

Iressa menghabiskan RM215 per tablet atau RM6.450 per bulan di Malaysia

Referensi: American Cancer Society News Today, 21 Dec. 2004 

Obat Kanker Paru Yang Letal . . . 444 kematian

  • Pada Juli 2002, Jepang merupakan negara pertama di dunia yang menyetujui Iressa sebagai pengobatan kanker paru.
  • Kurang dari 2tahun, 1.151 kasus efek samping dilaporkan dan 444 diperkirakan meninggal karena Iressa di Jepang.

Efek samping paling umum dari Iressa adalah:

  • Diare, ruam kulit, jerawat, kulit kering, mual, muntah.
  • Penyakit paru interstisial (ILD=interstitial lung disease), yang melibatkan sikatrik dan inflamasi dari paru yang dapat menyebabkan kesulitan bernafas.
  • Dan pneumonia (menyebabkan kesulitan bernafas, batuk-batuk,demam).

Referensi: The Japan Times, 25 March 2004

http://news.bbc.co.uk/2/hi/health/2605109.stm

http://www.boston.com/news/science/articles/2005/04/05/smart_drug_for_lung_cancer_may_be_pulled_from_market/

Tarceva Untuk Kanker Paru

Jika Iressa tidak bisa membantu anda, maka ahli onkologi anda akan merekomendasikan Tarceva.

  • Pasien kanker paru yang menggunakan Tarceva hidup selama 9,5 bulan.
  • Pasien kanker paru yang tidak menggunakan Tarceva (plasebo) hidup selama 6,7 bulan.
  • Peningkatan harapan hidup setelah menggunakan Tarceva 2,8 bulan.
  • Sekarang di literatur medis diklaim bahwa Tarceva menyembuhkan kanker paru !

Pasien harus memutuskan apakah pantas menghabiskan RM 8.000 sebulan pada obat-obatan yang tidak pernah menyembuhkan tetapi dikatakan hanya dapat memperpanjang hidup selama 2,8 bulan.

Referensi: http://www.tarceva.net/survivalresults.aspx

________________________________________________________________________________

 Erbitux

  • Erbitux adalah antibodi monoklonal, digunakan untuk mengobati kanker kolorektal, dan kanker pada kepala dan leher.
  • Diberikan bersama irinotecan (obat kemo yang lain) atau pemberian tunggal.
  • Tidak diketahui apakah Erbitux dapat mengatasi gejala yang disebabkan kanker kolorektal atau membantu pasien untuk hidup lebih lama.
  • Telah ditunjukkan bahwa dapat mengecilkan tumor.

Di samping harga yang mahal, Erbitux juga mempunyai efek samping sebagai berikut:

Reaksi alergi, reaksi kulit (pengelupasan pada lapisan luar kulit), sakit kepala, diare, gagal ginjal, peyakit paru, nafas pendek, pembekuan darah di paru, nyeri perut, infeksi dengan penurunan sel darah putih yang abnormal.

Referensi: http://www.fda.gov/cder/drug/infopage/erbitux/erbituxQA.htm

Avastin

Avastin digunakan untuk mengobati kanker kolon, payudara, sarkoma dan kanker paru non-sel kecil.

  • Avastin tidak akan menyembuhkan kanker kolorektal yang telah bermetastasis.
  • Pasien yang menerima Avastin bertahan hidup selama kira-kira 5 bulan lebih panjang.

Pada 2008, FDA menyetujui Avastin sebagai pengobatan pada kanker payudara tahap lanjut berdasarkan pengecilan tumor yang signifikan pada wanita yang menggunakan obat tersebut.

  • Tetapi tidak meningkatkan rata-rata kemampuan bertahan hidup secara keseluruhan.
  • Menyebabkan lebih banyak efek samping yang serius, termasuk kemungkinan setengah lusin kematian.

Avastin menunda pertumbuhan tumor selama lima setengah bulan. Pertanyaan utama adalah apakah respon tersebut sepadan dengan efek samping toksik dan biayanya yang tinggi!

Referensi: http://www.fda.gov/cder/drug/infopage/avastin/avastinQ&A.htm

Efek Samping Dari Avastin

  • Lubang di kolon membutuhkan operasi untuk memperbaikinya (perforasi gastrointestinal). Ini dapat timbul pada sepanjang waktu pengobatan dan pada kasus tertentu menyebabkan kematian.
  • Penyembuhan yang lambat dan tidak sempurna, contohnya: insisi operasi mempunyai masalah penyembuhan atau tetap tertutup.
  • Perdarahan parah yang memicu terjadinya stroke atau kematian, terutama pada pasen kanker paru.
  • Gagal jantung pada pasien tertentu.
  • Pembekuan darah pada vena (tromboflebitis).
  • Efek samping yang lain: kerusakan ginjal, peninggian tekanan darah, kelelahan, diare, penurunan sel darah putih, sakit kepala, nafsu makan menurun dan luka di mulut. 

Referensi: http://www.fda.gov/cder/drug/infopage/avastin/avastinQ&A.htm

Herceptin

Herceptin digunakan bersama dengan regimen kemoterapi yang umum dipakai seperti doxorubicin, siklofosfamid, dan paclitaxel atau sebagai agen tunggal. Inilah yang dapat diharapkan pasien dari obat ini:

  • Percobaan klinis dengan HER2- kanker payudara dengan metastasis positif menunjukkan:

Herceptin + kemoterapi –

Rata-rata kemampuan bertahan hidup adalah 25,1 bulan.

Kemoterapi tanpa Herceptin –

Rata-rata kemampuan bertahan hidup adalah 20,3 bulan.

Kesimpulan: Herceptin jika ditambahkan pada kemoterapi akan memperpanjang hidup selama 4,6 bulan.

Sebagai catatan, Herceptin tidak menyembuhkan kanker payudara.

  • Setelah satu tahun pada wanita yang diterapi dengan:

Herceptin + kemoterapi – 79% pasien hidup.

Kemoterapi tanpa Herceptin – 68% pasien hidup.

Kesimpulan: 11% lebih banyak pasien yang hidup setelah satu tahun jika Herceptin ditambahkan dalam kemoterapi.

  • Setelah tiga setengah tahun pada wanita yang diterapi dengan:

Herceptin + kemoterapi – 87% bebas penyakit.

Kemoterapi tanpa Herceptin – 71% bebas penyakit.

Kesimpulan: 16% lebih banyak wanita yang bebas dari penyakit setelah 3,5 tahun jika Herceptin ditambahkan dalam kemoterapi.

Referensi: http://www.gene.com/gene/products/information/oncology/herceptin/factsheet.html

Efek Samping Dari Herceptin

  • Pengobatan Herceptin dapat berakibat pada problema jantung, termasuk mereka yang tanpa gejala (fungsi jantung yang menurun) dan mereka yang dengan gejala (gagal jantung kongestif). Resiko dan keseriusan dari problema jantung ini adalan yang tertinggi pada orang-orang yang menerima baik Herceptin dan tipe tertentu dari kemoterapi(anthracycline).
  • Beberapa pasien mungkin akan mengalami reaksi yang serius dari infus obat ini dan masalah paru. Reaksi semacam ini akan muncul dalam 24 jam setelah menerima Herceptin.
  • Bertambah parahnya penurunan sel darah putih yang dihubungkan dengan kemoterapi juga bermunculan.
  • Efek samping lain: nyeri dada atau perasaan berat, nyeri yang menjalar ke lengan atas dan bahu, mual, berkeringat, perasaan sakit yang umum, nafas terasa pendek bahkan dengan aktivitas yang ringan; pembengkakan, peningkatan berat badan yang cepat, batuk atau mendesah, bercak-bercak putih atau luka pada mulut dan bibir, demam, menggigil, nyeri pada tubuh, gejala flu, mual, muntah, diare, sakit kepala, perasaan lelah. 

Referensi: http://www.gene.com/gene/products/information/oncology/herceptin/factsheet.html

http://www.herceptin.com/herceptin/patient/index.jsp

http://health.yahoo.com/breastcancer-medications/trastuzumab-injectable/healthwise—d04357a1.html#d04357a1-sideeffects